Malang adalah sebuah film thriller aksi India tahun 2020 yang disutradarai oleh Mohit Suri dan diproduksi oleh Luv Ranjan, Ankur Garg, Bhushan Kumar, Krishan Kumar dan Jay Shewakramani.
Dibintangi oleh Aditya Roy Kapur, Disha Patani, Anil Kapoor dan Kunal Khemu, dengan penampilan tamu oleh Shaad Randhawa.
Tanggal rilis
7 Februari 2020
Durasi 135 menit
Negara India
Bahasa Hindi
Aditya Roy Kapur sebagai Advait Thakur
Disha Patani sebagai Sara Nambiar
Anil Kapoor sebagai Inspektur Anjaney Agashe
Kunal Khemu sebagai Michael Rodriguez
Elli AvrRam sebagai Jessie
Keith Sequeira sebagai Nitin Salgaonkar
Amruta Khanvilkar sebagai Teresa
Vatsal Sheth sebagai Victor Himanshu Tandon
Shaad Randhawa sebagai teman Advait (penampilan tamu)
Prasad Jawade sebagai Deven Shivaji Jadhav
Sanjeev Dhuri sebagai Borkar
Seperti kebanyakan film thiller India lainnya, Malang masih menyajikan sisi aparat penegak hukum sebagai penengah dari konflik yang terjadi. Namun kali ini, Inspektur yang diperankan Anil Kapoor menjadi seorang polisi yang cerdik, pandai membaca situasi yang bakal terjadi, walau ia juga sebagai pecandu narkoba. Sebuah misteri yang tidak bisa dibongkar seorang polisi sekelas Inspektur, tetapi dapat ia baca kejadian demi kejadian yang akan terjadi, karena seseorang sedang mencoba menyibak kasus pembunuhan seorang wanita (pacarnya sendiri). Meski, dia sebagai inspektur tidak dapat menyelediki kasus tersebut secara langsung.
Film thiller Malang ini memang sedikit membosankan, hanya menyajikan sisi misteri soal pembunuhan saja, ketegangan dan bagian misterinya agak nanggung. Biasanya bakalan ada sebuah pertarungan antara protagonis dan antagonis yang sangatlah penting atau mencolok. Biasanya, peran antagonis dalam film thriller sering muncul sebagai seseorang yang lebih kuat atau pintar dari protagonis sehingga sulit untuk dikalahkan, kepintaran itu memang terlihat jelas, namun terkesan nanggung. Beberapa film thiller bahkan membuat sang antagonis begitu kuat sehingga harus dikalahkan dengan cara-cara yang tidak terduga sama sekali. Tapi dalam film Malang, bisa diterka-terka misi balas dendam sang pacar atas kematian kekasihnya, membunuh satu-satu para pelakunya (gaya klasik film India). Tapi pada kenyataannya, ia tidak benar-benar mati, melainkan ditolong seseorang. Tidak ada yang benar-benar mati pada kasus itu selain anak Inspektur yang tertembak. Pun Begitu juga dengan kelicikan sang antagonis seorang yang memiliki kelainan. Pada akhirnya terbongkar.
Hampir sama dengan film-film thriller lainnya menurut saya, misteri dan sebuah kesedihan atas kehilangan seseorang yang disayang (Inspektur). Sehingga berujung misi balas dendam. Begitu juga yang ada pada film Malang ini. Tapi beruntung ada Disha Patani dan Anil Kapoor, menjadikan film ini jadi menarik. Aditya Roy Kapur juga memerankan peran apik, meski dibeberapa bagian terlihat berlebihan.
Meski dibagian awal tidak sesuai dengan ekspetasi yang bakal terjadi pada bagian klimaks, film ini cukup menarik setelah bagian Interval.
Penonton yang sabar, akan menunggu kejutan-kejutan lainnya dari film Malang, tapi buat mereka yang tidak suka menunggu kejutan, makan akan tinggal cerita saja. Sebab, Malang, hampir sama dengan film-film yang dihasilkan perfilman India lainnya. Bila dibandingkan dengan film Mardaani, film ini tinggal beberapa langkah dibelakang. Apalagi harus disandingkan dengan film lainnya seperti Badla-nya Amitabchan, atau Rangastalam, Malang juga akan tinggal beberapa langkah. Ini soal selera saja, bila dirujuk sebuah kejutan film thriller, Malang termasuk film berhasil.
Terlepas dari itu semua, Malang berusaha keras menyajikan sebuah film thriller bagus, walau masih terkesan nanggung. Film ini saya rekomendasikan juga untuk ditonton, lumayan menarik dan memiliki pesan moral mendalam. Pesan-pesan yang mungkin sering terjadi pada kehidupan nyata.
Arif P. PutraSumber foto: Instagram @dishapatani


Post a Comment
Post a Comment