Judul: Street Dancer 3D
Bahasa: Hindi
Negara: India
Durasi: 141 Menit
Street Dancer 3D adalah film musik tari yang disutradarai oleh Remo D'Souza dan diproduksi oleh Bhushan Kumar, Krishan Kumar dan Lizelle D'Souza di bawah spanduk T-Series dan Remo D'Souza Entertainment. Musiknya disusun oleh Sachin – Jigar, Tanishk Bagchi, Badshah, Guru Randhawa, Gurinder Seagal dan Harsh Upadhyay, dan dirilis di bawah bendera T-Series. Cerita ini mengeksplorasi kompetisi tari antara beberapa penari India dan Pakistan.
Street Dancer merupakan film sekuel ABCD 2 Disney (2015), namun karena adanya kendala dan keluarnya Disney dari produksi film, akhirnya diambil alih oleh Bhushan Kumar dan mengganti judul jadi Street Dancer. Pembuatan film dimulai pada Februari 2019 di Punjab, kemudian pindah ke London dan selesai pada Juli 2019. Film ini dirilis secara teatrikal di India pada 24 Januari 2020. Secara keseluruhan, film ini memang merupakan lanjutan dari film ABCD yang sebelumnya sudah menjadi dua bagian. Masih bicara seputar persahabatan, sosial, kasta dan agama.
Pemeran yang ikut pun masih pemain lama, menceritakan perjuangan sekelompok penari India dan Pakistan untuk mengikuti festival tari dunia. Tetapi, sekelompok penari ini memang orang-orang yang di besar di London, bukan seperti film sebelumnya yang berangkat dari kisah para penari dari kawasan kumuh India. Kali ini mereka bersaing untuk mencari dana demi menyelamatkan beberapa imigran gelap yang terlantar di London. Selain itu, bagian dari hal tersebut juga menjadi kenyataan pahit beberapa orang yang datang ke London, alih-alih mengubah nasib, malah berakhir jadi gelandang. Perjuangan itulah yang disuarakan mereka dalam film ini.
Bila dibandingkan dari film sebelumnya, Street Dancer agak kalah aksi dan klimaks. Difilm sebelumnya, tari, aksi, konflik dan klimaks begitu menegangkan, membuat haru dan merinding. Kejutan-kejutan yang muncul membuat takjub. Sedangkan di Street Dancer, jalan cerita terkesan datar, drama yang disajikan terkesan paksa, tidak menemukan klimaks yang begitu berkesan. Film ini hanya terlihat sebagai film inspirasi dalam membantu imigran gelap.
Film ini dibintangi, Prabhu Deva (Anna), Varun Dhawan (Sahej Sing), Shraddha Kapoor (Inayat Naazi), Nora Fatehi (Mia) dan lainnya. Dalam film ini, satu hal yang masih terus disuarakan dunia perfilman mereka, yaitu, konflik India dan Pakistan terus berusaha diredam melalui film-film yang mempunyai banyak nilai moral dan sosial. Tampak jelas pada kebanyakan film yang dihasilkan selalu terselip pesan antara India dan Pakistan ibarat "dua orang anak" yang sengaja dipisahkan karena keyakinan. Tapi bukan berarti harus bersiteru berkepanjangan, mereka bisa menjadi sekutu yang kuat, dan hebat.
(Arif P. Putra)


Post a Comment
Post a Comment