Commando 3: Sebuah Asumsi dan Propaganda Agama
Diarahkan oleh Aditya Datt
Diproduksi oleh Vipul Amrutlal Shah
Reliance Entertainment.
Ditulis oleh Darius Yarmil, Junaid Wasi
Dibintangi
Vidyut Jammwal
Adah Sharma
Angira Dhar
Gulshan Devaiah
Tanggal rilis 29 November 2019
Durasi 134 menit
Negara India
Bahasa Hindi
Commando 3 adalah sebuah film sekuel, tentang seorang prajurit yang bertugas menyelesaikan tugas negara. Umumnya cerita bagian satu dan tiga adalah penuntasan kasus-kasus yang terjadi di negara India. Begitu juga dengan commando 3, pada bagian ini ceritanya soal komplotan tetoris yang berencana akan melakukan aksi pada 11 september, tepat pada hari sebuah perayaan besar di India yang bakalan dirayakan seluruh umat Hindu. Rencana itu akan dieksekusi tepat pada malam perayaan tersebut. Hal ini bermotif kekecewaan, kekesalan sekelompok orang-orang yang mengaku beragama islam. Buraq Zahira adalah seorang muslim yang berasal dari Khasmir, ia ingin membalas dendam atas terjadinya pembantai muslim oleh orang Hindu. Ia bersama komplotannya bertujuan untuk memengaruhi orang-orang yang menganut paham islam radikal. Apabila hal itu terjadi, pelaku serangan tersebut bakalan ditangkap dan dipenjarakan, tentu hal tersebut akan mendapat simpati dari pengikut islam radikal yang ada di sana. Mereka akan menamai gerakan tersebut sebagai jihad.
Bagaimanapun juga film ini secara tidak langsung memberikan pandangan buruk terhadap kelompok islam di negara India, meski pada beberapa bagian mereka tetap menerangkan bahwa tidak semua orang beragama islam begitu. Pun sebaliknya terhadap penganut Hindu, tidak semuanya buruk. Seakan memberikan sebuah ketakutan, bahwa kelompok-kelompok tersebut suatu hari nanti akan memberontak dan melakukan aksi demikian. Ditambah lagi konflik yang tak berkesudahan antara pemeluk agama Hindu dan Islam.
Penganut agama islam yang notabennya minoritas dan berasal dari kasta bawah, akan menerima respon tersebut sebuah kezoliman dan kelak mereka juga akan mudah dipengaruhi untuk masuk gerakan itu. Pada Commando 3, mereka mencuci otak beberapa orang hindu untuk masuk islam, dan melakukan bom bunuh diri. Pada bagian ini, islam seperti dipojokan terlalu dalam, bagaimana dalam adegan-adegan lain, mereka menyebut nama Tuhan. Seolah-seolah menyatakan, bahwa teroris adalah mutlak orang islam. Pemahaman tersebut secara tidak langsung ingin disebarkan dan membuat benteng antara islam dan hindu.
Meski begitu, pada film Commando 3 juga memiliki pesan-pesan penting, bagaimana usaha mereka untuk menyatukan semua kalangan bukan dilihat dari kasta dan agama, melainkan dari kewarganegaraannya. Film-film Bollywood memang sering menampilkan sifat-sifat patriotnya untuk negara, cinta negara dan memegang teguh hal tersebut. Tapi siapa yang tau, konflik itu bagai jenggot di negara fullcolor tersebut. Tiap kali dicukur, tiap kali pula ia tumbuh kembali; lebat dan tak menentu. Adegan awal juga menarik, saat seorang pegulat ingin melecehkan bocah perempuan di depan umum/depan sekolah/lapangan latihan gulat yang berani memposting sebuah argumen bahwa ia sering dilecehkan. Film ini bisa menjadi rekomendasi tontonan, sebagai referensi.
(sumber foto: Google)


Post a Comment
Post a Comment