Negara: India
Film-film dari India memang selalu menyajikan tontonan yang menarik. Bukan soal pemeran dan latar tempat mereka, tapi ialah alur cerita yang sulit diterka. Tentu kebasian film India terletak pada nyanyian mereka--hampir disetiap filmnya. Lainnya adalah pada pokok cerita yang terus menyuarakan kedamaian, kesetaraan, agama, budaya dan kasta. Semua itu tidak akan pernah lepas dari kisah asmara, percintaan yang tetap dibawa ke dalam cerita, sekalipun itu film peperangan, seperti di film 'Uri'. Semuanya akan kembali kepada urusan fana "cinta", walau bagi mereka cinta juga fana, yang abadi adalah nyanyian dan tari.
Film ini saya tonton seminggu penuh, kurun satu minggu itu saya putar setiap malam, antara jam 00:00/01:00. Tentu hal unfaedah sekali. Saya rekomendasi film ini untuk ditonton 2020, bukan berarti film ini bagus dan layak tayang di laptop anda. Cuma ada beberapa segmen/babak/kisah/adegan/pemeran/latar/dll yang berbeda. Pada satu judul film Super Deluxe ini, sama halnya kita menemukan 4 film sekaligus. Dengan durasi yang sudah terbagi, bukan 4 film yang durasinya setara 90menit per film. Bukan.
Saya ceritakan sedikit sebuah adegan, dimana si wanita paling depan di poto adalah seorang waria, dengan berani ia menemui bini dan anaknya di kampung. Walau di kampung, anaknya tidak pernah tau bahwa ayahnya adalah waria, sang anak bingung. Lalu siapa ayah saya? Begitu kira-kira.
Kemudian, pada poto seorang wanita yang rambutnya diikat. Satu hal yang saya kaget pada adegannya, ketika ia selingkuh dengan seorang pria saat suaminya tidak di rumah. Saat berhubungan intim, selingkuhannya malah meninggal di atas ranjang. Kemudian mau tidak mau, si wanita dan suaminya membereskan jazad selingkuhan bininya itu. Alasannya nonton aja.
Ini hanya sekedar rekomendasi saja, pada dasarnya film ini termasuk dalam file film terburuk India terbitan 2018-2019, bagi saya. Tentu banyak kejutan yang akan ditemui dalam film ini. Tapi kalau menurut saya, ini sama halnya semacam film dokumentar yang gagal diangkat menjadi sebuah film serius.
Setelah film "Made In India" kalau tidak salah 2016. Film India hampir mengeluarkan film-film yang monoton dan nanggung sedih, inspiratif dan terkesan malas. Apalagi film SRK Judul Zero, film tersam*ah SRK selama saya nonton film-film yand dibintanginya. Atau sebut saja "Diwale". Mereka tidak pernah sanggup melepas pemeran ternama mereka pensiun. Panjang, sih. Nanti, deh.
(catatan: ini hanya sekedar ulasan, bila mau detail silakan dowload saja, yak.)

Post a Comment
Post a Comment