-->

Peranbu: Tentang Ilham Ayah Kepada Sang Anak


Peranbu: Tentang Ilham Ayah Kepada Sang Anak.


Judul: Peranbu
Negara: India
Bahasa: Tamil
Durasi: 147 Menit
Produksi: PL Thenappan 
Sutradara: Ram
Pemeran: Mammootty, Sadhana, Anjali, Anjali Ameer

Menonton dapat menimbulkan bermacam perasaan. Perasaan tersebut muncul karena adanya adegan-adegan yang memancing timbul, seperti terharu, marah, kesal, atau membosankan sekali. Perasaan itu kadang berpengaruh kepada film selanjutnya yang akan ditonton. Aku menemukan Bollywood dan Tollywood milik India sebagai pelampiasan perasaan, di sana semua kesedihan dan kemelaratan dikemas sedemikian rupa. Mulai dari kemiskinan, kesendirian yang abadi, terasingkan, kemeriahan, kemegahan, kebahagiaan, peristiwa, sejarah serta hirukpikuk warna-warna yang mencolok.

Peranbu merupakan film yang emosional sekali, bagaimana hubungan ayah dan anak yang tiba-tiba berbeda. Dan cerita ini sengaja ditulis agar semua sadar tentang sebuah rahmat kehidupan. Ayah yang tidak begitu dekat dengan anaknya harus menjadi pengangganti sang ibu setelah ditinggalkan. Agaknya ibu menyesal lantaran sang ayah pergi kerja ke luar negri dan malas pulang karena tau anak yang dilahirkan sang istri memiliki kekurangan fisik.

Gejolak batin sang anak tak dapat dibendung, ia bagai seekor anak kucing yang lahir dan kemudian dimakan ibunya. Ibu yang satu-satunya menyayanginya juga harus pergi. Bertahun-tahun tidak memiliki ikatan batin dengan sang anak, sang ayah sama sekali tidak tau harus berbuat apa, ditambah lagi ketidakadilan keluarga sang ayah kepadanya, yang membuat mereka berdua seperti orang asing di rumah sendiri.

Pada akhirnya sang ayah harus keluar dari rumah dan tinggal di sebuah rumah jauh dari keramaian, di sebuah danau terpencil yang di kelilingi bukit. Film ini tidak hanya emosional antara ayah dan anak saja, ada beberapa juga menyangkut soal keluarga dan lingkungan. Sang ayah yang harus menjadi bocah kecil untuk berteman dengan anaknya yang cacat. Film ini sama halnya dengan kehidupan nyata anak-anak yang mempunyai kekurangan fisik, bukannya dirangkul tapi malah diasingkan, diabaikan dari berbagai macam kegiatan.

Akhirnya para tetangga menyampaikan keluhan untuk membawa sang anak pergi, karena merasa. Sang anak memang sering berteriak, karena tidak sang ibu yang menenangkannya. Ia benar-benar tidak menyukai sesiapa, selain ibunya. Dan pada akhirnya mereka menghabiskan waktu di rumah tepi danau, pemandangan yang indah, suasana pegunungan yang dilengkapi bintang, awan menyelimuti sekeliling seperti pagi buta saat embun pelan-pelan jatuh karena matahari diam-diam muncul, menyelinap melalui celah dinding, membias menembus jendela kaca. Latar tempat dan latar suasana juga keren, drama yang apik. Di sanalah sang ayah menjadi kanak-kanak kembali, berusaha keras berteman dengan sang anak, mengajarkan cara buang air yang benar, memasang pembalut dan banyak lagi. Peranbu bukan soal itu saja, juga tentang orang-orang Tamil yang terus berusaha keras membuat hidupnya sejahtera, berbagai sandiwara dihadirkan diantara mereka berdua, mulai dari pembantu yang menipu, pemerasan dan lainnya.
Bagaimana pun juga, film ini mengajarkan kita tentang kebahagian, kebetahan dalam memperlakukan anak. Kerelaan seorang ayah menjadi sebuah keajaiban. Film Tamil ini juga mendapat beberapa penghargaan bergengsi serta tanggapan positif para kritikus film Bolywood. Film ini Patut menjadi rekomendasi tontonan bagus.
(foto sumber: Google) 

Arif P. Putra
Saya seorang pengarang; menulis Puisi, Cerpen, dan Novel. Saya juga menulis tulisan Ilmiah sebagai alternatif lain mengasah kemampuan menulis saya. Ini merupakan ruang untuk membagikan tulisan-tulisan yang saya hasilkan, baik sudah dimuat media lain ataupun spontan.

Baca Lainnya

Post a Comment

Ikuti Sang Penyair Arif P. Putra